Mawar
Bunga mawar (Rosa spp.) berdasarkan kegunaannya dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu mawar tabur yang biasa disuling karena diambil minyak atsirinya, bunga hias atau bunga potong untuk buket dan mawar pot atau mawar taman. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.
Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.
sumber :
http://pertanian.uns.ac.id/~agronomi/agrosains/Vol%206-1/Keragaan%20Varietas%20-%20Varietas%20Bunga%20Mawar%20%20Potong.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Mawar
http://bunda-workathome.blogspot.com/2007/08/rahasia-menanam-mawar.html
http://www.pdf-search-engine.com/budidaya-tanaman-mawar-pdf.html
http://www.adobetutorialz.com/content_images/AdobePhotoshop/ART-D/tutorial333/12.jpg
Bunga Wijaya Kusuma
|
|
|
|
|
Uraian :
|
|
|
Nama Lokal : |
|
Tanaman Anyelir
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Caryophyllales
Suku : Caryophyllaceae
Marga : Dianthus
Jenis : Dianthus superbus L,
Nama umum : Anyelir
Deskripsi :
Anyelir merupakan tanaman Herba, tinggi tanaman 30-100 cm. Batangnya bulat, beruas-ruas, licin, permukan berlilin, hijau kebiruan. Daun tunggal, tersebar, duduk berkarang, tanpa tangkai daun, pangkal memeluk batang, bentuk lanset, ujung runcing, tepi rata, panjang 5-10 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan sejajar, permukan licin, tebal, hijau. Susunan bunga majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang atau di ketiak daun, bunga sempuma, berkelamin ganda, dasar kelopak berlekatan membentuk tabung, ujung bergerigi, panjang 2-3 cm. benang sari dan putik tidak tampak, mahkota berlepasan, bentuk asimetris, panjang 3-5 cm, halus, warna merah muda, berbau harum.
Ekologi dan penyebaran
Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun-kebun
atau pekarangan. Tumbuh baik di daerah pegunungan pada ketingian 1.0 m sampai
1.80 m di atas permukan laut. Menyukai tanah yangembur dan subur dapat
dipanen sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan sebagai obat
Daun dan bunga dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Obat diare, penenang dan anti-radang.
Khasiat dan pemanfatan
I. Obat diare: daun anyelir segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan 40 ml air
dingin diminum sekaligus. sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum. Lakukan pengobatan’ sebanyak 3 kali sehari.
2. Obat pusing: bunga anyelir segar sebanyak 10 gram, dicuci dan dipotong kecil-kecil
kemudian direndam dalam 20 ml air mendidih seiama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum
Kandungan kimia;
Daun dan bunga anyelir mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu bunganya
juga mengandung flavonoida dan minyak atsiri.


