Sistem Pakar (Expert System) — (Bagian 1)

Definisi

Menurut Durkin, sistem pakar (expert system) adalah “suatu program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan oleh seorang pakar” [Kusumadewi, 2003]. Seorang pakar adalah seorang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, yaitu pakar yang memiliki knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau mampu dalam bidang yang dimilikinya. Knowledge dalam sistem pakar mungkin saja seorang ahli, atau knowledge yang umumnya terdapat dalam buku, majalah dan orang yang mempunyai pengetahuan tentang suatu bidang. Suatu knowledge dari sistem pakar bersifat khusus untuk satu domain saja. Domain masalah adalah bidang atau ruang lingkup yang khusus, seperti : kedokteran, keuangan, bisnis, ilmu pengetahuan, atau teknik. Sistem pakar menyerupai kepakaran manusia dalam satu domain masalah saja  [Arhami, 2004]. Pengguna menyampaikan fakta atau informasi untuk sistem pakar dan kemudian menerima saran dari pakar atau jawaban ahlinya.

Ada beberapa keunggulan sistem pakar, diantaranya dapat :

  1. Menghimpun data dalam jumlah yang sangat besar.
  2. Menyimpan data tersebut untuk jangka waktu yang panjang dalam suatu bentuk tertentu.
  3. Mengerjakan perhitungan secara cepat dan tepat dan tanpa jemu mencari kembali data yang tersimpan dengan kecepatan tinggi [Arhami, 2004].

Kemampuan sistem pakar diantaranya adalah :

  1. Menjawab berbagai pertanyaan yang menyangkut bidang keahliannya
  2. Bila diperlukan dapat menyajikan asumsi dan alur penalaran yang digunakan untuk sampai ke jawaban yang dikehendaki
  3. Menambah fakta kaidah dan alur penalaran yang baru ke dalam otaknya [Arhami, 2004].

Beberapa keuntungan menggunakan sistem pakar, yaitu :

1)      Menjadikan pengetahuan dan nasihat lebih mudah didapat.

2)      Meningkatkan output dan produktivitas.

3)      Menyimpan kemampuan dan keahlian pakar.

4)      Meningkatkan penyelesaian masalah – menerusi paduan pakar, penerangan, sistem pakar khas.

5)      Meningkatkan reliabilitas.

6)      Memberikan respon (jawaban) yang cepat.

7)      Merupakan paduan yang cerdas [Arhami, 2004].

Pada umumnya sistem pakar mempunyai ciri-ciri  :

  •  Mudah dimodifikasi, yaitu dengan menambah atau menghapus suatu kemampuan dari basis pengetahuannya.
  • Memiliki informasi yang handal, baik dalam menampilkan langkah-langkah antara maupun dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang proses penyelesaian.
  • Heuristik dalam menggunalan pengetahuan (yang sering kali tidak sempurna) untuk mendapatkan penyelesaiannya.
  • Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer [Arhami, 2004].

Referensi :

  • Arhami, M. 2005. Konsep Dasar Sistem Pakar. Andy, Yogyakarta
  • Kusumadewi, S. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Graha Ilmu

Artikel Terkait :

One thought on “Sistem Pakar (Expert System) — (Bagian 1)

  1. Ping-balik: Sistem Pakar (Expert System) | indraspamungkas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s