SimpleXML untuk PHP

Saya mencoba SimpleXML pada PHP untuk mengakses dan menampilkan data di dalam elemen-elemen tertentu pada sebuah file XML.  Saya mendapatkan referensi tutorial SimpleXML dari http://www.php.net/manual/en/book.simplexml.php

Berikut ini langkah-langkah menuliskan code SimpleXML untuk mengakses data di elemen tertentu :

  • Buatlah sebuah file xml ke dalam code php, dan disimpan dengan ekstensi .php,  misal: buku.php

  • Tuliskan code php untuk membuka file buku.php dan mengakses elemen : judulbuku, namapengarang, dan namapenerbit . Simpan file code tersebut dengan nama latihxml1.php


  • buku.php dan latihxml1.php diletakkan dalam satu folder, misal : folder : bljrxml
  • Jalankan XAMPP atau Apache Server
  • Buka web browser (Firefox, Opera), ketikkan localhost/bljrxml/latihxml1.php



Iklan

Install XML Viewer 2.3

Hari ini saya berhasil mendapatkan software untuk melihat data dari file XML. Saya penasaran bagaimana menampilkan data dari file XML tanpa harus mengetikkan kode  CSS atau table dalam HTML. setelah saya browse dari mbah google, saya berhasil mendapatkan software free XML Viewer 2.3.

Software XML Viewer 2.3 dapat didownload dari :  http://download.fyxm.net/XML-Viewer-14197.html

Setelah XML Viewer 2.3  berhasil diinstal pada laptop, saya mencoba untuk memanggil file xml dan melihat bagaimana XML Viewer 2.3 menampilkan data dalam bentuk tree.

Tampilan XML Viewer 2.3

Berikut ini langkah- langkah memanggil file xml :

  • Klik File –>Open –> Pilih file XML (misal databuku.xml)

  • Kemudian klik Action—> Pilih Expand All

  • Lihat pada bagian paling kanan, Document. Semua Data yang tertulis dalam file xml yang dipanggil akan ditampilkan.

Selamat mencoba. Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

Belajar Perl —(1)

Saat ini saya sedang mulai belajar dasar pemrograman PERL. Berikut ini langkah-langkah memulai belajar PERL :

  • Cek apakah Perl sudah ter-instal di di komputer Anda. Cara mengeceknya dengan mengetikkan perl -v pada command prompt. Jika  belum terinstall maka Anda bisa mendownloadnya di http://www.perl.org.

  • Ketikkan kode Perl di notepad, kemudian simpan di path C:/Perl/site/bin (path Perl diinstal). Simpan file dengan extensi .pl

  • Jalankan code Perl dengan mengetikkan namafile.pl contoh : selamat.pl


Note:

  1. Code Perl bersifat case sensitive, maka telitilah dalam menuliskan code
  2. Path untuk menyimpan file Perl bisa berbeda di setiap komputer, untuk itu cobalah mencari tau terlebih dahulu dimana file Perl bisa diletakkan.

Yes. I found it :-)

Saat ini saya kesulitan mencari buku bahasa pemrograman PERL yang berbahasa Indonesia. Saya sangat membutuh buku ini karena terkait dengan studi saya. Setelah mencari ke beberapa toko buku besar namun masih juga belum menemukan buku yang saya cari. Tanpa sengaja, saya iseng mencari di toko buku kecil yang berada di sekitar stasiun UI. Saya menanyakan buku PERL kepada ibu penjual buku, dan ternyata buku tersebut ada dan hanya ada 1. Bagaikan menemukan harta karun yang sangat berharga saya pun tersenyum senang,  saya langsung berpesan ke ibu penjual tersebut untuk menyimpan buku tersebut dan saya segera mengambil uang di ATM terdekat. Beruntungnya saya ibu penjual itu mempercayai saya, buku tersebut disimpannya sementara agar tidak diambil oleh calon pembeli yang lain. Setelah saya mengambil uang dan kembali ke toko buku tersebut, saya pun segera membayarnya. Alhamdulillah, akhirnya saya menemukan buku yang saya inginkan. Meskipun buku tersebut cetakan lama namun bagi saya buku tersebut sangat berharga. Foto buku yang saya beli dapat dilihat di bawah ini 🙂


Bagaimana Menjadi Pribadi yang Percaya Diri

Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri? Saya teringat percakapan dengan salah seorang teman saya, Cynthia. Cynthia merupakan sosok wanita yang serba bisa dengan penuh percaya diri. Dia selalu berhasil dalam setiap pekerjaannya, mahir dalam merajut, hobi olahraga, dan jago karaoke karena memang suaranya bagus. Dia memiliki banyak teman pria dan wanita.  Berteman dengannya sungguh menambah wawasan pertemanan saya. Saya pernah menanyakan kepadanya mengenai “resep” menumbuhkan rasa percaya dirinya. Dengan senang hati, dia memberikan tips kepada saya yang juga Anda terapkan untuk meningkatkan rasa percaya diri. Untuk menambah rasa percaya diri, Anda tidaklah harus menggunakan barang yang bermerk atau yang mahal. Berikut ini beberapa tips yang saya peroleh dari teman saya :

  1. Tanamkan pikiran positif dalam diriAnda
  2. Pandangilah wajah Anda di cermin dan katakan pada diri Anda sendiri kalau Anda cantik/tampan
  3. Semua yang ada dalam tubuh Anda patut Anda syukuri, entah itu kulit yang putih/sawo matang/hitam  atau badan yang langsing/tidak langsing.
  4. Jangan iri melihat kelebihan orang lain, cobalah lihat dalam diri Anda sendiri pastinya Anda memiliki kelebihan/keunikan yang tidak dimiliki oleh orang lain.
  5. Tuliskan dalam secarik kertas dan tuliskan kelebihan/keunikan yang Anda miliki, tulislah sebanyak-banyaknya. Jika Anda dapat menuliskan kelebihan/keunikan Anda maka Anda dapat mengenali diri Anda sebagai pribadi yang unik.
  6. Jangan terlalu menghiraukan pendapat orang lain yang sering meng-underestimate Anda. Jangan biarkan orang lain dengan mudah menghancurkan rasa percaya diri yang ada di dalam diri Anda. Anda adalah Anda, jangan meniru kepribadian orang lain.
  7. Kembangkanlah kepribadian Anda untuk diri Anda sendiri, bukan demi orang lain.
  8. Tetaplah bersyukur kepada Tuhan, dan selalu rendah hati.

Banyak manfaat yang dapat saya rasakan selama saya merasa percaya diri, salah satunya : saya menjadi lebih mudah berkomunikasi dengan orang baru, dan saya menjadi lebih percaya diri ketika berkaraoke meskipun suara saya tidaklah bagus padahal sebelumnya saya tidak mau berkaraoke.  Apakah Anda ingin mencoba tips diatas?.

Gambar diambil dari : http://www.voiceinrecovery.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/ILoveMyself.jpg

Sistem Pakar (Expert System) — (Bagian 2)

Beberapa kategori dan area permasalahan sistem pakar, yaitu:

  1. Interpretasi, yaitu pengambilan keputusan atau deskripsi tingkat tinggi dari sekumpulan data mentah, termasuk di antaranya juga pengenalan ucapan, analisis citra, dan beberapa analisis kecerdasan.
  2. Proyeksi, yaitu memprediksi akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu, diantaranya peramalan, prediksi demografis, peramalan ekonomi, prediksi lalu lintas, estimasi hasil, atau peramalan keuangan.
  3. Diagnosis, yaitu menentukan sebab malfungsi dalam situasi kompleks yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati, diantaranya: medis, elektronis dan diagnosis perangkat lunak.
  4. Desain, yaitu menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu.
  5. Perencanaan, yaitu merencanakan serangkaian tindakan yang akan dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. Contohnya, yaitu : perencanaan keuangan, routing dan manajemen proyek.
  6. Monitoring, yaitu membandingkan tingkah laku suatu sistem yang teramati dengan tingkah laku yang diharapkan darinya.
  7. Debugging dan repair, yaitu menentukan dan mengimplementasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi, diantaranya memberikan resep obat.
  8. Instruksi, yaitu mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subjek, diantaranya melakukan instruksi untuk diagnosis.
  9. Pengendalian, yaitu mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks seperti kontrol terhadap interpretasi-interpretasi, perbaikan dan monitoring kelakuan sistem.
  10. Seleksi, mengidentifikasi pilihan terbaik dari sekumpulan daftar kemungkinan.
  11. Simulasi, pemodelan interaksi antara komponen-komponen sistem [Arhami, 2004].

Menurut Turban, sistem pakar terdiri dari dua bagian pokok, yaitu: lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment) [Arhami, 2004]. Lingkungan pengembangan sistem pakar digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar. Arsitektur sistem pakar dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Komponen-komponen yang terdapat dalam sistem pakar adalah :

  1. Antarmuka pengguna (User Interface)
  2. Basis pengetahuan
  3. Akuisisi pengetahuan
  4. Mesin inferensi
  5. Workplace
  6. Fasilitas penjelasan
  7. Perbaikan pengetahuan

Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman, formulasi, dan penyelesaian masalah. Komponen sistem pakar ini disusun atas dua elemen dasar, yaitu fakta dan aturan. Fakta merupakan informasi tentang obyek dalam area permasalahan tertentu, sedangkan aturan merupakan informasi tentang cara bagaimana memperoleh fakta baru dari fakta yang telah diketahui [Arhami, 2004]. Ada 2 bentuk pendekatan basis pengetahuan yang sangat umum digunakan, yaitu :

  • penalaran berbasis aturan, dan
  • penalaran berbasis kasus [Kusumadewi, 2003].

a)     Penalaran berbasis aturan (Rule-Based Reasoning)

Pada penalaran ini, pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk: IF–THEN. Bentuk ini digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu, dan si pakar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara berurutan [Kusumadewi, 2003].

b)     Penalaran berbasis kasus (Case-Based Reasoing)

Pada penalaran ini, basis pengetahuan akan berisi solusi-solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini digunakan apabila user menginginkan untuk tahu lebih banyak lagi pada kasus-kasus yang hampir sama (mirip). Selain itu, bentuk ini juga digunakan apabila kita telah memiliki sejumlah situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan [Kusumadewi, 2003].

Referensi :

  • Arhami, M. 2005. Konsep Dasar Sistem Pakar. Andy, Yogyakarta
  • Kusumadewi, S. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Graha Ilmu

Artikel Terkait :

Sistem Pakar (Expert System) — (Bagian 1)

Definisi

Menurut Durkin, sistem pakar (expert system) adalah “suatu program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan oleh seorang pakar” [Kusumadewi, 2003]. Seorang pakar adalah seorang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, yaitu pakar yang memiliki knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau mampu dalam bidang yang dimilikinya. Knowledge dalam sistem pakar mungkin saja seorang ahli, atau knowledge yang umumnya terdapat dalam buku, majalah dan orang yang mempunyai pengetahuan tentang suatu bidang. Suatu knowledge dari sistem pakar bersifat khusus untuk satu domain saja. Domain masalah adalah bidang atau ruang lingkup yang khusus, seperti : kedokteran, keuangan, bisnis, ilmu pengetahuan, atau teknik. Sistem pakar menyerupai kepakaran manusia dalam satu domain masalah saja  [Arhami, 2004]. Pengguna menyampaikan fakta atau informasi untuk sistem pakar dan kemudian menerima saran dari pakar atau jawaban ahlinya.

Ada beberapa keunggulan sistem pakar, diantaranya dapat :

  1. Menghimpun data dalam jumlah yang sangat besar.
  2. Menyimpan data tersebut untuk jangka waktu yang panjang dalam suatu bentuk tertentu.
  3. Mengerjakan perhitungan secara cepat dan tepat dan tanpa jemu mencari kembali data yang tersimpan dengan kecepatan tinggi [Arhami, 2004].

Kemampuan sistem pakar diantaranya adalah :

  1. Menjawab berbagai pertanyaan yang menyangkut bidang keahliannya
  2. Bila diperlukan dapat menyajikan asumsi dan alur penalaran yang digunakan untuk sampai ke jawaban yang dikehendaki
  3. Menambah fakta kaidah dan alur penalaran yang baru ke dalam otaknya [Arhami, 2004].

Beberapa keuntungan menggunakan sistem pakar, yaitu :

1)      Menjadikan pengetahuan dan nasihat lebih mudah didapat.

2)      Meningkatkan output dan produktivitas.

3)      Menyimpan kemampuan dan keahlian pakar.

4)      Meningkatkan penyelesaian masalah – menerusi paduan pakar, penerangan, sistem pakar khas.

5)      Meningkatkan reliabilitas.

6)      Memberikan respon (jawaban) yang cepat.

7)      Merupakan paduan yang cerdas [Arhami, 2004].

Pada umumnya sistem pakar mempunyai ciri-ciri  :

  •  Mudah dimodifikasi, yaitu dengan menambah atau menghapus suatu kemampuan dari basis pengetahuannya.
  • Memiliki informasi yang handal, baik dalam menampilkan langkah-langkah antara maupun dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang proses penyelesaian.
  • Heuristik dalam menggunalan pengetahuan (yang sering kali tidak sempurna) untuk mendapatkan penyelesaiannya.
  • Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer [Arhami, 2004].

Referensi :

  • Arhami, M. 2005. Konsep Dasar Sistem Pakar. Andy, Yogyakarta
  • Kusumadewi, S. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Graha Ilmu

Artikel Terkait :